Memutuskan Menaikkan Jumlah Artikel SEO Bulanan, Apakah Bagus untuk SEO & Bisnis?

Consult SEO 6 September 2026 5 menit baca
Memutuskan Menaikkan Jumlah Artikel SEO Bulanan

Minggu lalu saya ada sesi mentoring dengan salah satu mentee. Homework-nya mengulas SEO competitive analysis dari sisi funnel branding. Pada intinya, mentee saya menyimpulkan kalau untuk menaikkan brand visibility & awareness untuk niche website yang ia kelola, kenaikan jumlah artikel SEO bulanan perlu dikejar.

Karena secara logika sederhana, menaikkan jumlah artikel berarti menaikkan jumlah organic impressions & average position. Maka, sudah sewajarnya website yang masih PR di brand visibility & awareness mengejar pertumbuhan dari segi jumlah artikel.

Pro & Con Meningkatkan Jumlah Artikel SEO

Sekilas terkesan sederhana & menggampangkan logika? Tunggu dulu. Mentee saya punya landasan hipotesis yang masuk akal, karena:

  1. Brand yang ia kelola belum kuat branding secara online maupun offline. Maka, meningkatkan jumlah artikel dapat meningkatkan probabilitas untuk meningkatnya brand awareness (average position tinggi memungkinkan untuk CTR lebih besar. Lama-kelamaan brand semakin dikenal, sehingga memberikan indirect contribution untuk tingginya branded traffic)
  2. Berdasarkan SEO competitive analysis dengan 4 (empat) direct competitors, pola strategi meningkatkan jumlah artikel sesuai dengan kondisi brand awareness level yang sama-sama dimiliki
  3. Hasil analisis juga diperkuat dengan search intent mapping, di mana direct competitor yang memiliki PR di brand awareness tetapi sudah lebih dulu mengunci pengejaran organic traffic melalui artikel, ternyata paling didominasi informational + commercial investigation intent — search intent yang biasanya ditemukan dalam artikel SEO

Sehingga, dapat dikatakan logis jika ia menyimpulkan bahwa meningkatkan jumlah artikel SEO dapat membantu percepatan growth SEO & bisnis dari website yang ia kelola.

Tapi, pertanyaannya, apakah hal ini tidak menimbulkan konsekuensi atau risiko pada SEO maupun bisnis?

Jawabannya: tergantung. Bisa jadi tidak ada kerugian sama sekali atau malah sangat merugikan.

Kebetulan, mentee saya handle website B2B dengan deal nilai projek bisa miliaran rupiah. Dengan target market perusahaan swasta-korporat besar.

Kalau berkaca dari case ini, maka peningkatan jumlah artikel tanpa pertimbangan lebih lanjut dapat berakibat pada:

  1. Menurunnya perceived value & brand perception karena brand terkesan tidak menjaga eksklusivitas dari aktivitas marketing yang dilakukan
  2. Sales pipeline & buyer journey berkemungkinan untuk kurang terpetakan dengan baik karena terlalu banyak artikel berpotensi membuat calon buyer semakin bingung next action strategis yang harus diambil
  3. Memakan banyak jatah crawl budget jika jumlah artikel ditingkatkan tanpa mengaudit performa teknis terutama di aspek entity & semantic secara spesifik
  4. Potensi menambah isu “crawled, but not indexed” jika kualitas konteks maupun entity artikel dan antar artikel tidak dijaga dengan baik. Semakin ribet dalam revamp & memastikan kualitas semua artikel terkontrol dengan baik
  5. dan masalah technical SEO lainnya

Ingat, optimasi artikel & on-page tidak pernah lepas dari konsekuensi isu technical SEO.

Semakin banyak URL pada website, semakin banyak konsekuensi deliverable pekerjaan maupun isu technical yang mesti di-maintenance secara periodik.

Untuk case website B2B seperti ini, tentu bukan hal yang ideal jika memaksakan produce artikel dalam jumlah banyak karena selain masalah di technical juga akan mempengaruhi persepsi calon buyer.

Kecuali website yang kamu kelola media & e-commerce, itu sudah lain persoalan.

Berarti, Apa Saja yang Harus Diperhatikan saat Memutuskan untuk Meningkatkan Jumlah Artikel SEO atau Tidak?

Ada 6 (enam) hal yang akan mempengaruhi apakah sebaiknya jumlah artikel ditingkatkan atau tidak. Atau, apakah sebaiknya malah tidak perlu meningkatkan sama sekali. Mencakup:

  1. Model Bisnis (B2B/B2C)
  2. Niche/Industri (apakah red atau blue ocean market?)
  3. Brand awareness level (brand visibility/awareness/engagemet/consideration/decision)
  4. Ideal customer profile & buyer journey
  5. Performa SEO eksisting (content velocity, crawl budget, search visibility, dsb)
  6. KPI SEO yang mau dikejar

Kenapa sebanyak ini? Karena, balik lagi: setiap website memiliki kondisi personalized masing-masing yang mempengaruhi apakah menaikkan jumlah artikel SEO merupakan keputusan terbaik atau tidak. Seperti merujuk case mentee saya tadi.

Beda semisal website yang kamu handle adalah startup health tech yang menjangkau market masyarakat luas dan belum terlalu dikenal banyak orang. Sudah pemainnya banyak, dan mengejar visibility is a must. Maka, produce artikel SEO dalam jumlah banyak sangat perlu dikejar. Dengan catatan, tetap memperhatikan isu technical yang perlu di-maintenance secara berkala.

Apakah di Era AI Banyaknya Jumlah Artikel Berpengaruh terhadap Performa GEO?

Jawabannya juga tergantung.

Tergantung apakah konteks dari brand mention belum kuat, sehingga kita perlu menambah jumlah artikel secara strategis untuk memperkuat entity utama website kita.

Tergantung apakah kita ingin memperluas jangkauan AI Visibility melalui prompting query yang muncul secara strategis & sesuai yang dicari target buyer kita.

Bahkan, tergantung juga apakah jumlah artikel ditingkatkan agar ketika muncul di AI nanti dapat lebih merapikan buyer journey yang sudah terbangun selama ini.

Untuk menjawab ketiga pertanyaan ini, dari kita tentunya perlu audit brand visibility kita di AI secara mendalam. Entah bisa secara manual, melalui Bing AI Performance, ataupun dengan bantuan 3rd party tools.

Sehingga, dari kamu sendiri bisa lebih matang ketika mau memutuskan apakah mesti meningkatkan jumlah artikel atau tidak.

Bingung Memutuskan Apakah Sebaiknya Kamu Meningkatkan Jumlah Artikel atau Tidak?

Ini pertanyaan yang sering diajukan klien kepada agensi saya, Selangkah Digital Agency. Dari saya pribadi juga memahami bahwa concern ini tidak hanya berdampak pada sisi growth SEO dan bisnis, tetapi juga operasional. Seperti misal, workload tim atau bahkan perlu menambah SDM baru.

Secara jangka panjang juga takutnya menjadi beban yang tidak efisien untuk pertumbuhan perusahaan, apalagi jika belum ada jaminan kenaikan yang riil dan objektif. Karena keputusan ini bukan hal yang mudah.

Saya terbuka jika kamu perlu partner diskusi strategis. Bukan hanya sebagai staf pelaksana di lapangan, tetapi membantu memberikan arahan dan konsultasi bagaimana SEO yang sustainable dapat membuat bisnis bertumbuh secara sehat dan objektif.

Isi form di bawah dan pilih opsi “konsultasi”. Tuliskan pesan bahwa kamu tertarik untuk mengambil slot konsultasi gratis 30 menit, karena hanya terbatas untuk 3 brand terpilih di tiap minggu.

Ditulis oleh

Habibah Auni

Habibah Auni, konsultan SEO & GEO 5+ tahun pengalaman dengan expertise di strategi SEO branding yang personalized & berbasis riset. Memiliki track record yang terbukti meningkatkan marketing qualified leads (MQL) secara terukur untuk growth bisnis.

Bagikan:

Mari #SamaSamaTumbuh lewat SEO & GEO!

Sedang mencari SEO mentor/trainer, partner konsultasi SEO, atau SEO strategist? Sampaikan kebutuhan Anda lewat form, saya akan get back maksimal dalam 1×24 jam.

Mentoring & Pelatihan Korporat

Workshop, mentoring, dan pelatihan

Konsultasi Praktis

Strategi, supervisi, dan konsultasi

Strategi SEO

Strategi holistik, analisis data, dan proyeksi KPI

Form Indonesia